Asking, Judging, Repeat.

Memasukki minggu kedua di bulan Ramadhan, dan itu berarti tinggal 2 minggu lagi sebelum pertanyaan-pertanyaan dengan frekuensi melebihi 20kHz bermunculan. Yang anehnya, pertanyaan ini sangat sering ditanyakan oleh orang yang mungkin kita ga kenal, atau hanya pernah bertemu sekali-dua kali saja.

We need “filters” to our ears.

“Kapan nyusul? Kapan marriednya? Udah umur berapa lho, masa ga nikah-nikah?”. Ini  adalah contoh pertanyaan yang sering diluncurkan kepada pasangan yang pacaran udah lama tapi belum juga mengambil keputusan buat menikah. Atau kepada mereka yang sudah menikah tak jarang mendapat pertanyaan, “Udah isi belum? Kamu udah hamil? Anaknya laki-laki atau perempuan?”, dengan santainya meluncurkan pertanyaan klise hanya untuk sekedar berbasa-basi tanpa memikirkan perasaan orang yang ditanya. Terlebih saat berkumpul bersama saat momen hari raya, hari dimana kita saling bercakap tentang hal baik di hari yang mulia.

Memutuskan untuk menikah, bukan hal yang mudah, seperti membalik telapak tangan.

Dan dikaruniai seorang anak, bukan seperti membuat kue, tinggal campur adonan, kemudian langsung jadi.

Continue reading “Asking, Judging, Repeat.”