Beasiswa di Jepang

  Beasiswa. Saya mendefinisikan beasiswa itu merupakan bantuan dana dan fasilitas bagi mahasiswa/i yang sedang menempuh jalur pendidikan agar dapat terfokus, tanpa ada halangan dan rintangan dalam masalah ekonomi. Alhamdulillah, saya sendiri merupakan penerima beasiswa sejak SMA, kuliah S1, dan S2 hingga saat ini. Oleh karena itu, saya ingin berbagi mengenai tipe beasiswa,dan tips untuk mendapatkannya.

 Menurut data Kedutaan Besar Republik Indonesia(KBRI) Tokyo, saat ini ada sekitar 2500 siswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Jepang. Hal ini menunjukkan bahwa peluang belajar dan memperoleh beasiswa di Negeri Sakura ini dapat terbilang lumayan besar. Saya sendiri merupakan pelajar Indonesia yang beruntung mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan disini.

 Tak sedikit para sahabat serta orang yang saya kenal menanyakan ‘gimana sih supaya dapet beasiswa ke Jepang?’ atau berapa nominal yang saya dapat tiap bulan, serta pengeluaran dan biaya hidup disini. Dan jawabannya akan saya tulis di post ini.

Monbusho (Monbukagakusho)

 Program Monbukagakusho, atau yang sering disingkat sebagai Monbusho ini merupakan salah satu program beasiswa dari pemerintah Jepang yang dirancang khusus bagi mahasiswa yang sedang/ingin melanjutkan pendidikan program S1 dan/atau S2 di Jepang. Melalui program Monbusho, kita belajar bahasa dan mengenal budaya Jepang selama satu tahun, sebelum masuk college (kosen). Beasiswa ini meliputi biaya studi dan biaya hidup, serta tanpa ikatan Dinas. Hampir 80% kenalan saya di Jepang, merupakan mahasiswa/i monbusho, jadi sedikit lebih saya tahu mengenai beasiswa ini. Bagi kalian yang ingin tahu lebih rinci mengenai persyaratan dan uang saku yang didapat, silahkan klik di link ini.

LOTTE Foundation

 Setelah tamat S1, saya melanjutkan study ke jenjang program Master. Banyak sekali lembaga/foundation yang memberi fasilitas berupa uang saku kepada mahasiswa asing untuk dapat sekolah di Jepang, salah satunya adalah dari LOTTE Foundation. Anyway, siapa sih yang ga kenal perusahaan LOTTE? Yap, perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan yang memroduksi bahan makanan, snacks, cokelat, bahkan telah mengembangkan sayap dalam dunia bisnis dengan membangun hotel.

 Saya memasukkan berkas registrasi pada bulan Januari, dengan melengkapi berbagai persyaratan seperi menulis essay, melampirkan berkas nilai semester dan IPK. Kemudian, setelah dua minggu, saya dipanggil untuk test tahap kedua yaitu wawancara (full Japanese). Berbeda dengan foundation lainnya, wawancara LOTTE terbilang cukup membuat jantung saya berdebar. Sebelumnya, saya mengikuti test wawancara di foundation lain dengan penguji sekitar 2-3 orang. Namun saat wawancara beasiswa LOTTE, para professor dari perguruan tinggi ternama (Tokyo University) dan hampir semua petinggi termasuk boss perusahaan pun ikut menguji saya. Mungkin sebanding dengan nominal uang saku  yang terbilang besar, test yang harus dilalui pun terbilang sulit.

 Saat ini, ada sekitar 50 orang lebih para penerima beasiswa LOTTE dan diantaranya ada 4 orang mahasiswa/i Indonesia. Bagi kalian yang ingin tahu lebih lanjut bisa mengunjungi situs resminya di sini.

NITORI Foundation

 NITORI merupakan salah satu perusahaan besar dalam bidang furniture rumah, seperti halnya IKEA. Dengan profit perusahaan yang sangat besar, mereka memberi beasiswa kepada pelajar Asia yang ingin melanjutkan kuliah di Jepang melalui NITORI Foundation. Saya juga mengikuti test NITORI pada Maret kemarin. Test beasiswa NITORI memiliki 4 tahap, yaitu; 1. Seleksi berkas melalui nilai semester, 2. Test online, meliputi pengetahuan umum, dan test psikotes, serta 3. Test wawancara via Skype, 4. Test wawancara langsung.

 Test online terbilang cukup sulit karena kita harus menjawab pertanyaan full  bahasa Jepang dalam waktu singkat. Test wawancara dilakukan dua tahap, dimana tahap awal dilangsungkan via Skype, dan yang kedua tatap muka secara langsung di perusahan NITORI. Saat itu, saya diuji 2 staff NITORI Foundation dalam waktu sekitar 20 menit. Disana, saya ditanya mengenai penelitian saya sekarang, impian di masa depan, serta beberapa pertanyaan lain. Bagi yang ingin mendaftar silahkan check di link ini.

Hashiya Foundation

Hashiya Foundation lebih cenderung memberi beasiswa bagi mahasiswa/i Asia, terutama Indonesia. Maka dari itu kebanyakan dari penerima beasiswanya merupakan mahasiswa/i  Indonesia yang sedang/akan kuliah di Jepang. Beasiswa ini juga tanpa ikatan apapun dan tidak dikembalikan. Test nya terdiri dari 2 tahap, yaitu seleksi berkas based on nilai semester dan test wawancara. Lengkapnya silahkan lihat di sini ya.

TOKYU Foundation

Tokyu Foundation juga memberi beasiswa dalam nominal yang besar. Persyaratan awal adalah mengisi berkas, meminta sensei untuk menulis recommendation letter, dan menulis essay singkat. Jika kita lulus dalam tahap ini, maka selanjutnya adalah test wawancara. Beasiswa diberikan hingga 2 tahun, dan per tahunnya mereka memilih sekitar 15 orang mahasiswa/i dari tiap Universitas di Jepang. Lengkapnya bisa kalian check di sini.

***

Alhamdulillah, dari 4 berkas yang saya kirim, 3 diantaranya saya lulus hingga tahap akhir. Namun, karena ada syarat untuk memilih salah satu, dengan berbagai macam pertimbangan akhirnya saya memilih LOTTE Foundation, karena memberi fasilitas selama dua tahun hingga program doktoral nanti. Banyak sekali manfaat dan pelajaran  yang saya dapat tentang beasiswa ini. Dan terakhir, saya ingin membagi tips bagi kalian yang ingin mendaftar beasiswa:

1.Jangan malas melengkapi berkas. Karena ini sangat penting, kalau salah satu saja data atau point yang kurang, kita bisa kena diskualifikasi tahap awal. Dan usahakan berkas dikirim 2-3 hari sebelum batas terakhir pengumpulan.

2.Prepare all things, dan latihan bicara di depan kaca supaya tidak gugup. Saat wawancara, jawablah pertanyaan dengan lengkap dan sopan. Jangan sok tahu jika memang kamu belum tahu jawabannya. Jujur namun yakinkan bahwa kamu akan mencari tahu tentang hal tersebut. Dan satu lagi, konsisten akan jawaban.

3.Jangan pakai aksesoris atau baju yang berlebihan. Namanya juga beasiswa, ga perlu show off di depan para penguji, pakailah baju yang sopan dan sederhana. Saya selalu mengenakan kemeja dan jas formal saat test wawancara berlangsung.

4.Catat semua point penting dari penguji, dan pertanyaan yang ingin kamu tanyakan tentang beasiswa tersebut. Akan lebih baik jika kamu membawa ballpoint dan memo untuk mencatat, ketimbang tangan kosong saja.

Picts credit to: LOTTE Foundation

Finally, selamat berjuang! Don’t give up ’till you get things that you wanted.

sign

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s