Tips Melanjutkan Study ke Luar Negeri

Cukup banyak pertanyaan yang datang mengenai bagaimana cara mendapatkan beasiswa ke luar negeri, cara belajar, biaya yang dibutuhkan, ataupun cara bertahan hidup jauh dari keluarga. Dan di post kali ini, aku mau share pengalamanku serta tips-tips bagi kalian yang mau mencoba dan berniat untuk melanjutkan studi di luar negeri, terutama Jepang.

TO DO:

Pelajari bidang pokok; Matematika, Science, English.

  • Mata pelajaran yang menjadi favoritku dari dulu adalah matematika, karena aku yakin, matematika merupakan mata pelajaran yang berperan penting jika kita ingin test di perguruan tinggi. Oleh karena itu, setiap hari di kelas maupun di tempat les, tak peduli hari sabtu-minggu pun, tak pernah luput kukerjakan soal matematika. Untuk kamu yang ingin test ke luar, kuasai dan pelajari matematika secara mendalam, seperti A level math, atau kerjakan soal-soal olimpiade matematika secara rutin. Soal-soal essay yang membutuhkan penjabaran panjang juga merupakan salah satu bagian dari test, sehingga mungkin kamu harus terbiasa mengerjakan soal dalam bentuk seperti ini

matematika_503590S1

  • Selain itu, kuasai salah satu bidang ilmu antara (atau lebih baik keduanya) fisika dan kimia. Rata-rata pada saat test, kita diberikan pilihan untuk mengerjakan soal dari salah satu bidang tersebut. Dulu aku pilih fisika karena memang itu merupakan salah satu bidang yang ku suka. Untuk mengerjakannya, mungkin harus sering berlatih soal-soal cerita yang membutuhkan logika untuk menjawabnya. Selain itu, besaran serta dimensi harus sudah kamu kuasai dari awal karena akan sangat membantu. Sedangkan jika memilih kimia, kamu diwajibkan untuk menulis nama zat dalam bahasa inggris (contohnya, bukan asam xx, tapi xx acid, etc.)
  • Bahasa Inggris merupakan faktor penting juga karena kamu akan tinggal di negara asing. Cobalah untuk sering menulis karanggan essay mengenai suatu pokok pembahasan tentang topik yang menjadi ‘trend’ saat itu. Utarakan fakta yang kamu ketahui serta pendapat pribadumu dalam tulisan. Tak perlu bertele-tele untuk mengutarakan maksud, karena mungkin point mu jadi tidak tersampaikan kepada pembaca. Satu lagi, Patuhi Rules-nya! Jika disuruh menulis sebanyak kurang lebih 1000 huruf, maka kamu harus menulis diantara 900 hingga 1100 huruf (10%±1000). Karena jika terlalu panjang, penguji akan malas membaca hinga akhir, dan ada kemungkinan kesimpulan akhir mu  tidak tersampaikan.

Melengkapi dokumen dan berkas.

  Jangan malas mencari informasi, dan lengkapi dokumen! Karena banyak dari kita yang menganggap remeh atau malas mencari info, padahal bagian ini merupakan yang terpenting dari proses registrasi. Bagaimana mau melengkapi syarat jika kamu sendiri tidak tahu apa yang harus dilengkapi? Serta patuhi batas akhir pengumpulan, ada baiknya kamu kirim berkas satu minggu sebelum batas akhir pengumpulan  untuk menghindari hal-hal yang tidak ingin terjadi, seperti kelupaan data, foto, dan lainnya.

Test Wawancara.

  Sudah pasti test ini bikin jantung berdegup serta mungkin ada dari kita yang merasa sakit perut, keringat mengucur sebelum urutan. Aku pun juga begini. Mungkin gak banyak yang bisa aku sarankan kali ini, tapi yang jelas, jawablah pertanyaan dengan jelas, dan tak bertele-tele. Jika ditanya pertanyaan A, maka kamu harus menjawab pertanyaan dari A, dan bukan bertele-tele menyampaikan cerita B lalu berakhir di A. Kemudian, konsistensi! Karena kebanyakan dari pertanyaan yang diajukan bertujuan untuk mengetahui karakter pribadi kita, apakah seorang yang jujur, berpotensi, memiliki keyakinan diri, dan aspek lainnya. Serta pada hari test wawancara, kenakan pakaian yang rapi, seperti kemeja dan hindari memakai celana jeans atau baju dengan kesan casual.

552858c76ea834c9708b4567
Souce: http://www.kompasiana.com

Doa dan Restu Orang Tua.

  Mintalah restu dan salam kedua orang tuamu sebelum berangkat ujian. Niscayalah, selain usaha dari diri, doa orang tua juga memudahkan kita dalam menjawab soal. Dan yang terakhir, jangan lupa berdoa dan serahkan semua hasil kepada Tuhan, karena Ia lah yang mengetahui dan mengatur semuanya. Walau belum berhasil, kegagalan hari ini bukan akhir dari semua, melainkan awal untuk bangkit menjadi yang lebih baik.

 

– G.A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s