Homestay, New Year 2011

dear winter,
please be calm, please be nice..
    Satu minggu yang lalu, tepatnya tanggal 30 Desember kemarin, aku disibukkan dengan salah satu program sekolah yang dinamakan Homestay. Sebenarnya, apa itu Homestay? Menurut wikipedia, Homestay is a form of tourism and/or study abroad that allows visitors to rent rooms from local families. It is sometimes used by people who wish to improve their language skills and become familiar with the local lifestyle. Jadi, dalam program Homestay ini kita dapat mengenal budaya sekaligus belajar bahasa negara lain. Selain itu, banyak yang aku dapat melalui program ini, seperti jadi lebih tahu kebiasaan orang Jepang sehari-hari, apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan, etika selama di Jepang, dan masih banyak hal lainnya.
       Aku memang tipe orang yang rada canggung ketika tinggal menetap di rumah orang lain, apalagi dirumah orang Jepang. Jadi waktu itu aku menetap di rumah homestay dengan keadaan hati agak terpaksa. “Kalau bukan karena wajib mah, aku mah mending dikamar..”, pikirku sebelum berangkat. Tapi tunggu dulu, pada akhirnya cerita di homestay kali ini menjadi kenangan yang menarik, bahkan yang mungkin tak terlupakan selama di Jepang.
 
30-12-2010, 10:00
  Sudah berencana bangun pagi jam 7, terus makan, lalu mandi, dan terus…terus…packing. karenanya, aku memasang 4 alarm di HP dan 1 jam weker. Namun apalah daya, bangun kesiangan dan Olala, cuma punya 1 jam kurang untuk packing dan membereskan semuanya. Dan dalam waktu 1 jam kurang pula, kamarku seakan-akan terkena dampak gempa bumi skala 8R.
 
30-12-2010, 11:00
  Bertemu HostFamily, dimana keluarga beruntung kali ini adalah Yagi-San. Perlu diketahui bahwa Yagi-san itu HostFam-nya kakak tingkatku juga, dan pintar  masak :). Alhamdulillah
Pertama kali datang ke rumahnya Yagi-San, aku diajari masak Tempura, masakan Jepang yang juga menjadi favoritku, Ternyata kalau takaran airnya pas, Tempura bisa menjadi tetap renyah walaupun sudah lama dimasak.
 
31-12-2010,
    Pagi yang indah, karena tidur nyenyak semalam di kasur super empuk, dan selimut 4 lapis. Aku tidur di kamar dengan nuansa Jepang yang begitu kental. Lantai yang terbuat dari tatami, lalu futon tebal, serta pajangan boneka Jepang dikamar. Musim dingin membuat kulitku kering dan pecah-pecah. Oleh karena itu saat tidur, aku memasang pelembab ruangan agar kulit tidak menjadi terlalu kering.
1-1-2011
Akemashite Omedetou Gozaimasu! 
Happy New Year 
Selamat Tahun Baru

  Pagi ini aku dan keluarganya Yagi-san pergi ke Kuil dekat rumahnya. Tradisi orang Jepang saat Awal Tahun Baru adalah pergi ke kuil, memanjatkan doa tentang keinginan di satu tahun ini. Kali ini kami pergi ke kuil kecil saja, tapi biasanya kebanyakan masyarakat disini pergi ke kuil besar seperti Meijijingu Shrine di Yoyogi park, Sensoji Shrine di Asakusa, dan lainnya. 
 Mereka berdoa di kuil, dengan cara melempar koin kedalam kotak didepan, lalu menepuk tangan dua kali untuk memanggil Tuhan mereka, lalu kemudian memejamkan mata seraya berdoa. Dan dulu, aku selalu berpikir kenapa ya koin receh yang digunakan itu rata-rata 5 yen? Ternyata setelah dicari tahu, 5 yen dalam bahasa Jepang “Go-en”, memiliki pelafalan yang sama dengan 御縁(Go-en) yaitu everlasting, keabadian. Jadi masyarakat Jepang bermaksud ketika melempar koin 5yen, maka hal baik akan terus datang berlanjut dan abadi. Selain berdoa, kegiatan lain biasa orang Jepang lakukan di kuil adalah, membeli kertas Omikuji, atau kertas ramalan mengenai kehidupan selama tahun ini. Hmm, percaya gak percaya tapi tak lengkap rasanya jika hanya berdoa tanpa pergi menarik Omikuji ini.
2-1-2011
my last Homestay`s day 
   Hari ini aku diajak pergi ke Gunung Fuji sebelum pulang ke asrama lagi. Hari terakhir ini terasa berbeda dengan hari sebelumnya, dimana dari pagi kami berangkat lalu menyempatkan sarapan diluar. Suhu di sekitar Gunung Fuji sangat dingin, namun karena cuaca cerah dan matahari bersinar, membuat suasana pagi itu terasa hangat. Sekian dulu ceritaku mengenai homestay di Jepang, ternyata kali ini aku bisa mendapati dan belajar banyak hal mengenai kehidupan di Jepang yang akan sangat berguna kedepannya. Terimakasih untuk Yagi-san beserta keluarga, serta Sensei yang telah membuat program Homestay ini sehingga aku bisa mendapati pengalaman berharga ini.
Homestay?
 本当に楽しかった^^
– G.A

2 thoughts on “Homestay, New Year 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s